tak sekuat yang kau bayangkan
tulang ini pun gemetaran saat kau tak memperhatikan
tak sekokoh yang kau pikirkan
mata ini berusaha keras menampung yang hampir tumpah saat kau berpaling tak lihat
tak sehebat yang kau espektasikan
suara ini patah saat kau tak mendengarkannya
tak semulus yang kau perkirakan
senyum ini pahit ketika kau tak menyadarinya
tak selemah
namun juga tak sekuat...
yang kau pikirkan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.