hujan sudah peringati dari awal
kita MEMANG beda..
aku saja yang diam-diam menampiknya
dengan alibi membuka jalan kecil saja.
sejak awalpun gelagatnya tak mau mengenal lebih baik .
lantas, sosok yang mana yang di koar-koarkan ingin kau kenali sesungguhnya ?
bukankah 'mengenal' tidak se CETEK itu ?
terpaksa buku yang baru saja ingin dibuka akan segera kututup .
kubiarkan menguap bersamaan dengan naiknya mentari yang menguasai langit pagi ini
berharap tak lagi tersangkut diawan
tak pula ingin jatuh kapan hari bersama hujan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.