tak tergesa-gesa, seperti biasanya
anggun dan berkelas
meninggalkan beberapa kisah manis dipenghujung bulan
membuka pintu memperkenankan desember untuk masuk
tak lupa senyuman gagah menggoda ia sunggingkan
lalu ia melangkah menjauh
hilang dalam sekejap mata di tikungan langit hitam
terimakasih november.
semoga Tuhan mempertemukan kita kembali
aku melambai seolah kau masih dapat menatapku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.