Senin, 01 Desember 2014

November berkemas

november berkemas rapih
tak tergesa-gesa, seperti biasanya
anggun dan berkelas
meninggalkan beberapa kisah manis dipenghujung bulan

membuka pintu memperkenankan desember untuk masuk
tak lupa senyuman gagah menggoda ia sunggingkan
lalu ia melangkah menjauh
hilang dalam sekejap mata di tikungan langit hitam

terimakasih november.
semoga Tuhan mempertemukan kita kembali
aku melambai seolah kau masih dapat menatapku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.