tiba-tiba semuanya terdiam.
terkunci hati dan pikiran di tempatnya masing-masing
enggan diketahui satu sama lain
yang sebenarnya percuma karena sudah menembus jiwa sejak lama
embun nyaris tak kuasa menahan pikirannya
gadis itu menyadari kekonyolan ini
mereka berkumpul dan hanya saling menatap penuh cerita
"aku...hanya ingin bertanya"
semua melirik kearah si gadis
menahan komentar yang nantinya mengganggu
dan mereka tak ingin menghentikan si gadis menyampaikan
apa yang mereka tunggu-tunggu selama ini
Hujan duduk di sebelah senja
gerimis tenang, menatap cemas
mulut si gadis terbuka
kata-kata hampir mengalir begitu saja
namun yang terdengar hanya
imajinasi masing-masing akan kisah yang gagal diceritakan.
*menikmati senja di ruang tengah bersama para gadis, membayangkan kami pasukan yang memakai 'seragam' tokoh perwayangan menjalankan drama roro jonggrang dan bandung bondowoso , dimana demi cintanya pada roro jonggrang , bandung bondowoso haris menyelesaikan design brief dalam satu malam , terektektektek~*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.