"... para wisatawan mengundang
kawanan merpati
dengan melempar remah-remah atau biji-bijian.
Burung-burung itu dengan mudah mendekati bahkan berani hinggap
dan bermain-main di atas pundak dan kepala .
Ada yang coba-coba menangkap, tapi tak satupun berhasil .
Merpati seolah tak mau lebih dekat pada orang yang melemparkan makanan dengan maksud menangkapnya.
Merpati hanya mau mendekat 'jika hanya jika'
kita mengundangnya tanpa syarat... "
-ku kutip dari sebuah artikel di dunia maya , gak sengaja dapetin ,tapi lupa siapa yang tulis ,-
agak ku rombak di beberapa 'sudut' dan gaya bahasa :)
jika ini yang kalian maksud 'tersirat' , terserah mengartikannya dari sudut mana ,
meskipun kini banyak merpati yang dikembang biakkan dan dilatih khusus untuk dilombakan dan sebagainya ,tapi ...merpati liar tetaplah 'merpati '
sungguh ' jinak-jinak merpati ' !
:-]
dengan melempar remah-remah atau biji-bijian.
Burung-burung itu dengan mudah mendekati bahkan berani hinggap
dan bermain-main di atas pundak dan kepala .
Ada yang coba-coba menangkap, tapi tak satupun berhasil .
Merpati seolah tak mau lebih dekat pada orang yang melemparkan makanan dengan maksud menangkapnya.
Merpati hanya mau mendekat 'jika hanya jika'
kita mengundangnya tanpa syarat... "
-ku kutip dari sebuah artikel di dunia maya , gak sengaja dapetin ,tapi lupa siapa yang tulis ,-
agak ku rombak di beberapa 'sudut' dan gaya bahasa :)
jika ini yang kalian maksud 'tersirat' , terserah mengartikannya dari sudut mana ,
meskipun kini banyak merpati yang dikembang biakkan dan dilatih khusus untuk dilombakan dan sebagainya ,tapi ...merpati liar tetaplah 'merpati '
sungguh ' jinak-jinak merpati ' !
:-]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.