Jumat, 23 November 2012

" maaf , aku baru menyapa "

hujan mengguyur sejak matahari bersiap pamerkan sinar teriknya
seperti biasa ...
namun takdir berkata lain ...
Tuhan memerintahkan hujan yang turun ...

aku tertawa ...
melihat kesombongan yang  luntur menjadi hujan
aku menikmati setiap tetesan yang menyentuh kulitku
dingin ...

aku menghembus dan menarik napas berkali-kali
mencoba mengendus sesuatu ..
seolah penciumanku setajam hewan pemburu
aku mencari aroma hujan ...

aku mencari aroma kekecewaan
aku menelaah aroma kebahagiaan
aku mengobrak abrik aroma kehidupan
diantara derai hujan yang menyentuh bumi

dengan sentuhan lembut diawal ,
layaknya lelaki perayu yang sedang mendekati wanita incarannya
aku terkikik kecil , tergoda oleh hujan
kusadari bajuku mulai basah , dan aku menolak jas hujan

meski pada akhirnya .. aku menggunakannya !
aku harus bilang , aku mencintai hujan ...
aku suka caranya memberi harapan ke tanah kering itu
aku suka caranya mengecup rerumputan
yang masih begitu lugu bak 'anak baru'

bahkan aku takjub dengan caranya membuat anak manusia pembenci hujan
gagal dalam jadwal
namun , disatu sisi ... hujan turun sebagai penguji
bagi kesungguhan jiwa-jiwa yang benar-benar menginginkan
dan mau mengusahakannya dan puas begitu berhasil menghadapinya

aku suka , Tuhan mentakdirkan hujan
tapi aku juga tak membenci terik matahari ...
semuanya indah ... semua ciptaanNYA
semuanya menyampaikan pesan yang mendidik
dengan caranya yang romantis ...

hujan bulan november ,
ternyata tak kalah indah dengan hujan bulan juni maupun juli
namun lebih baik dari bulan oktober
hai hujan , maaf.. aku baru menyapamu
:-*


-met rehat guys,  salam bulan november-
;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.