sorry 'agak' panjang ya ,sekali-sekalii :-P (>w<)
baiklah ...pada akhirnya , aku memberanikan diri menyentuh 'sisi sensitif' di kehidupanku ,
meski aku ragu membahasnya seperti yang sebelum-sebelumnya ..
karena suatu hal malam ini , berawal dari 'ngepo' , berakhir dengan galau
(cih !)
hehe ,
aku terkadang cuma bisa tersenyum keki ketika banyak teman yang tak pernah percaya jika aku bilang "aku gak punya pacar"
semuanya heboh dan memaksaku mengaku . padahal apa lagi yang mampu aku ungkapkan selain kejujuran ,
"sayang , aku gak pacaran ..."
"kenapa ?"
aku hanya tersenyum
"alasannya ? "
aku terdiam , terlalu banyak alasan jika ingin ku ucapkan semua .
tapi aku hanya berikan alasan singkat
"selain karena Tuhanku , aku memang tak ingin .."
kututup dengan senyum simpul terdahsyat .
sebenarnya kalau mau cerita panjangnya , jelas ada .
aku juga gak ragu menceritakannya , asal mau menyimak dengan seksama .
dan tak banyak komplain tentang apa yang kupilih untuk hidupku .
jadi , ketika ingin membicarakan hal semacam ini ,
seperti membicarakan pernikahan di depan seorang perawan tua .
hahah , sensitif .
orang yang belum paham tentangku akan selalu membujuk dan bilang
"kamu hanya menampik perasaan"
aku sudah SREG dengan posisiku yang seperti ini ,
aku bisa bebas berteman dengan siapa saja ..
dengan sesuka hati dan aku tetap punya batasan-batasan yang kubuat sendiri agar gak kebablasan
bukan bicara tentang 'image' ,
tapi berbicara bagaimana menjaga diri sendiri .
'kehormatan' yang suka kami ejek 'yg tak seberapa ini'
hehehe .
kalau mau tau ,
keluargaku bukan keluarga agamis , ooh ,BUKAN nak ..
jadi ,sebetulnya pun ,orang tuaku tak pernah melarangku untuk pacaran .
hanya saja , justru anak-anaknya yang menemukan jalannya masing-masing ,beserta yang diyakininya hingga kami tak pacaran ,
mungkin kedua kakakku pernah coba pacaran , tapi itu sebelum mereka menemukan jati diri mungkin ? hhehe ;)
kebetulan ceritanya ,
waktu kelas 6 SD ,aku punya teman yang untuk ukuran kami saat itu , dia sudah pacaran dan LEBAY , gimana gak , duduk berduaan , sandaran bahu , persis anak2 yang umurnya udah jauh lebih tua dari kami saat itu , semuanya menggosipinya , hampir semuanya gak suka dengan anak itu , disaat aku muak melihat nya seperti itu ,
didepan sahabatku aku -seperti- bersumpah
"aku gak akan pernah pacaran"
haha , dasar anak kecil sok gengsi
sejak saat itu aku melawan hawa nafsu dengan gengsi karena gak mau jilat ludah sendiri ,
meskipun , kalaupun saat itu aku melanggar , paling hanya segelintir orang yang tau , itu juga kalau sahabatku ember , nyatanya TIDAK...
aku tetap memilih untuk SITIKOMAH (baca : istiqomah)
dengan apa yang aku katakan
oia , semenjak SMP , aku dekat dengan kakak perempuanku yang saat itu belum lama menginjak bangku kuliah di jurusan psikologi , alhasil , setiap dia pulang liburan kami girl's talk sampai larut malam , tak heran mengapa aku bisa menjadi gudang curhat karena teman-teman menganggapku lebih dewasa ,mungkin itu faktor 'girl's talk' di umur yang sangat belia .
mungkin itu alasannya juga kenapa aku tak melewati fase ALAY yang lama , mungkin hanya beberapa saat ,dan itu gak akut , whahahaha~ >_< untungnyaa >o<
aku tak menyesal jika aku mendewasa ketika SMA ,
kritis dengan beberapa hal , sikap , pemikiran ,pola pikir , pandangan ,dan sebagainya ,
termasuk dikatai "bahasamu berat" bahkan ketika aku sudah masuk kuliah ,
meski aku sempat shock dan terpukul ,sampai harus menemui 'psikolog pribadiku' -kakak perempuanku-
dan lebih tenang karena ia mengatakan ..
"sudah sepantasnya anak umur 19 tahun bersikap/pun berpikir seperti itu ,bukannya masih terbelengu dengan putih abu-abu , bahkan putih biru , itu NORMAL .."
kalimat dan kata NORMAL itu terus meluluhkan perasaanku dan mengobatinya perlahan .
aku semakin cuek dan tangguh saja dengan komentar orang ..
aku mau menunjukkan ,bahwa mendewasa bukan berarti harus menua .
dan aku rasa aku cukup berhasil , mengingat aku masih punya banyak teman yang nyambung diajak ngobrol , dan kami bisa senang-senang dengan apapun yang kami punya , bahkan saat melakukan hal remeh temeh yang buat kami relax .
bukan memaksakan harus dengan hura-hura seperti anak remaja yang belum dewasa dan tak tau apa artinya uang dan kerja keras .
menginjak masa kuliah , mungkin aku juah lebih percaya diri dari sebelumnya .
gimana gak , mengambil RESIKO untuk gak pacaran seperti ini ,
cukup menguras perasaan , dianggap gak laku lah , dianggap gak menarik , merasa gak cantik ..
ohh ..
sayang , aku sudah melewati fase itu .
"kapan ?"
"saat SMP dan SMA"
bahkan sekarang aku dan beberapa temanku yang pede selalu menjadikan diri kami bahan lawakan , seperti .
"halah , sesama orang jelek ,kagak usah saling hina deh :P
lagian , lo sih .. waktu bagi bagi takdir cantik di langit ,ngajak gw main karet , akhrinya kebagian sisa deh .."
dan itu membuat kami tertawa bersama teman-teman kami yang mendengarkannya .
"ada apa dengan jelek ? apa jelek itu salah ?"
gan .. ane kasih tau ye ...
"pada dasarnya tubuh dan wajah itu hanyalah kerangka tulang yangdibungkus dengan daging dan kulit . tentang cantik atau ganteng , itu BONUS"
gitu gan ..
tapi menerima kelemahan kita dan menjadikannya kelebihan yang kita santai membicarakannya , itu memang butuh PROSES ..
gimana gak ? kudu kebal tuh reseptor perasaan , tapi tetap harus sensitif dalam menanggapi hal lainnya di hidup kita ,
;)
masa SMA adalah masa pengebalan dari komentar pedas orang tentang diriku , beberapa hal menyakitkan membuatku bertambah kebal saja .
masa SMP adalah yang terburuk , namun menyadarkanku tentang satu hal
"aku ternyata seorang perempuan" ,pertama kalinya aku dihina terang-terangan di depan umum secara fisik ,
yeaah , aku masih ingat hari itu , anak lelaki sialan itu ,ucapannya , dan perasaanku saat itu .
dan puas rasanya melihat anak lelaki itu (saat kami sama-sama sudah SMA), papasan di bus kota ,
dia cukup ternganga melihatku , mungkin tak enak hati ?
entahlah .
masa kuliah adalah yang terbaik .meskipun ada penghianatan dalam pertemanan , ada problem dengan beberapa oknum yang bersangkutan dengan kuliah (dan aku 'memenangkannya') ,
aku menyukai setiap detail pengalaman ini ,
suka . benar-benar suka , menatap sinis ke orang yang sinis . rasanya aku bebas menjadi diriku , bebas melakukan yang sesuai kendaliku .
beberapa hal membaik ,
percaya diri membuatku merasa lebih diterima dari sebelumnya
memuji diri dengan tujuan mensugesti di depan cermin , itu aku rekomendasikan ,
dan makin banyak yang kaget dan tak percaya kalau aku gak pacaran ,
"kenapa sih pada gak percaya?", tanyaku pada mereka .
seiring perjalanan di masa awal dewasa ini ,
membuatku dan teman-teman berpikir ke arah yang lebih serius ..
seperti "menikah"
disatu sisi kami jauh lebih menginginkan pernikahan ketimbang pacaran ,
disatu sisi yang menyadarkan , kami ingat kalau kami masih setengah jalan di bangku kuliah .
sungguh , terkadang itu jadi lawakan yang menyiksa ..
apalagi melihat satu-persatu teman kami memutuskan menikah di umur 18-19
makin membuat kami iri dan meledek satu sama lain
"seperti perawan tua"
bukannya tergesa-gesa ,tapi .. kadang kami berpikir lebih realistis dan menggelikan ..
hihihi , seperti ini .. (aku dan beberapa temanku ngobrol -cewek-cowok)
A: eh je , ada yang nikah ya ank jurusan kita ?
aku : basi tau gak , iye , temenku , huaaa . makin ngerasa perawan tua
A (cowok): nikah lah
B (cewek): apaan, gila lo ? mau dikasih makan apa ?
A : ngapain repot , punya TUHAN gini , takut amat -_-
aku : setuju gw bro ..iya juga yaa , ehehe
B : wah , bisa dijambak ama bokap gw kalo gitu caranya , kuliah belum setengah jalan , udah main nikah aje
aku : iya sih T_T huhu .. tapi ketimbang pacaran , aku lebih pengen nikah ...
A : waah , bener je ! setuju aku sama kamu , dari pada kebablasan kan? aku malah udah disuruh sama ortuku
aku : sumpah lo ? beneran ??!! enak banget siih T_T , tinggal lamar aja cewekmu sana ..
A : aku udah ajak cewekku nikah , tapi dia belum mau , katanya belom siap .. T_T
aku : waah , mesakke awakmu gan ..tapi hari gini pacaran , duh , gak ada guna men !
A : bener je , nanggung .
aku : iyah tuh , kalo lagi capek tugas besar ini , gak mempan deh cuma disemangatin dengan sms "semangat ya sayangg"
A : ho-oh je , kudune bantuin juga ya ?
aku : iya , hahaha , lagian .. pacar 'gak berguna' apa-apa , masuk kost gak bisa , kalo suami kan , HALAL bro , ada alasan utk berduaan (ihir)
A : iya , aku malah bayangin ngajak istriku asistensi tugas
aku : aiiih ngopo diajak ?
A : buat nemenin lah , ntar abis asistensi jalan deh , wkwkwk ,aku kenalin sisan sama bu dosenku ,whahahaaha
aku : ahahah , mesakke bojomu nek koyo ngono bro ..
A : yo ora ,no ..
apa hal semacam ini masih dianggap tabu jika dibahas di umur kita ?
rasanya tidak ...
dulu , wanita umur segini , udah dianggep perawan tua kan ?
coba bandingin sama cewek-cewek jaman sekarang
umur masuk 20 belum bisa apa-apa ,
boro-boro ngurus suami sama anak ,
beresin kamar sendiri aja gak bisa , apalagi masak sama ngurus anak ?
alasannya "nanti kan punya pembantu" ,
iya kalo idup langsung tajir ,neng .
gak bisa lah selamanya bergantung dengan kekayaan orangtua ..
aku sendiri gak nolak untuk pertolongan PRT , but ..
aku dididik sama mamaku , untuk tetap bisa diandalkan , meski gak punya 'si mbak'
"yang namanya pembantu itu tugasnya hanya MEMBANTU , bukan menyelesaikan semua pekerjaan rumah , anak perempuan harus bisa ini itu , gesit ,biar gak di maedok mertua "
kalo inget omelan mama jaman SMP-SMA , suka ketawa sendiri .
ternyata EFEK nya canggih untuk anak gadis yang ngerantau tanpa NANNY disampingnya ,
dan kemarin , aku bener-bener baru tau , waktu mamaku ngotot aku gak boleh ngerantau , mama semper curhat sama mbakku , dan bilang kalau dia ragu ngeleepas aku ke jogja ,
lantaran mama sering mergokin aku masih suka berantem sama mbak rob ,dan kadang masih nangis kalo bete .
hehehehe .
jangan salah lho , aku ini anak mami , anak rumahan , tapi gak pernah dimanja ..
punya NANNY yang setia dari 2 bulan sebelum aku lahir sampe sekarang , yeaah , paling gak aku 'dialem' sampe lulus SMA kemaren deh ya .. hahaha
tapi mama gak pernah bolehin aku leha-leha dihari minggu ,
"anak gadis kok !" , serunya heboh , mempolusi hari minggu ku yang harusnya santai
aku disuruh bersihin ikan , udang , cumi-cumi , daging , ayam , kalo mama pulang dari pasar ,
sebenarnya mudah ,asal diajarkan sekali saja ,
tetap aja , dulu kena omel
"makanya , mama ajarin biar bisa , jangan taunya makan aja, memang enak sih tinggal makan", omelnya karena aku BELUM bisa bersihin udang waktu itu . (karena belum diajarin)
aku sih prinsipnya gampang aja ,
ibarat kata ada bumbu instan , aku akan make bumbu instan buat mempercepat pekerjaan ,
tapi paling gak aku harus bisa membuat 'manual' bumbu-bumbu itu , jika sewaktu-waktu aku APES kehabisan bumbu instan dan gak sempat cari sana sini .
aku gak peduli alasan apapun anak-anak cewek rumahan jaman sekarang yang mengandalkan semua kemudahan sebagai alibi untuk nutupin bahwa mereka gak bisa apa-apa .
hm ,, itu alasan kenapa cewek-cewek yang biasa di 'pecut' sepertiku lebih memilih untuk menikah ketimbang berlama-lama , bergalau-galau dengan pacaran .
aku suka dengan teori kolot yang lucu ini ..
"biar deh gak cantik , paling gak , gw bisa apa-apa , bisa diandalkan , BERGUNA "
ini sering jadi lawakan andalan kami kalo lagi banding-bandingin nasib sama cewek-cewek cantik , tajir ,dan gak bisa apa-apa .
jahat ya ?
but , that's the UGLY TRUTH bebs :-D
aku tak pernah menyalahkan siapapun yang masih belum lepas untuk tidak bisa gak pacaran kok , aku sih santai aja .
beberapa orang yang kutemui , mereka pernah pacaran , namun pada akhirnya mereka memutuskan untuk gak pacaran karena mereka menemukan sendiri
"betapa gak menguntungkannya pacaran" untuk diri mereka dan masa depan mereka , dan aku SALUTE !
oh , terang aja aku normal !
aku beberapa kali mengagumi beberapa sosok , menyukai , bahkan bisa dibilang 'mencintai' ,
biar sangar gini aku normal kok . caya deh :P
orang yang gak percaya aku gak pacaran karena prinsip , bilang "mungkin pj belum nemuin yang cocok aja kali ?"
hehe , dan gak sedikit yang tanya "terus nti kamu gimana kalo gak pacaran?"
hmm ..
"apa ada yang menjamin pacaran yang lama dan langgeng berlangsung sampe ke pernikahan?"
"apa ada yang jamin bakal awet selamanya ? yakin ??"
hehe , sepengetahuanku dari pengalaman orang-orang terdekatku jawabannya "TIDAK"
yap , gak ada yang menjamin kok ..
dan "kalo kita gak pacaran gimana bisa mengenal satu sama lain ??"
kamu punya teman ? kamu berteman baik dan santai dengannya , kamu tau kan sifatnya lambat laun ? mengerti apa yang gak disukanya , apa warna favoritnya , apa lagu kesukaannya ?
seperti itulah , saat kita berteman , kita akan lebih relaks dan apa-adanya terhadap teman kita , saat kita berteman itulah saatnya keta saling mengenal ,
beda halnya dengan sahabat ,
aku orang yang antipati dengan orang yang mendekati kita untuk cinta , tapi lewat jalur sahabat , maaf aku gak bisa tolerir hal itu .sama sekali gak bisa . ini prinsipku .
karena ketika aku sudah menganggap seseorang sahabat , atau teman yang begitu dekat dan aku sudah beberapa kali menceritakan hal-hal agak privasi , itu artinya aku sudah menganggapnya saudara , dan aku gak pernah bisa jatuh cinta dengan saudaraku sendiri ;)
berteman saja lah , kamu hanya butuh bersikap apa adanya dan tulus ,memegang checklist , siapa-siapa yang kira-kira masuk dalam DAFTARMU ,
dan yakinlah , mereka pun begitu ,menchecklistmu dalam daftar tersendiri .
aku sudah banyak mendengar kisah dari mbakku, dia cukup banyak kisah untuk menginspirasiku dari orang-orang terdekatnya ataupun kasus-kasus yang pernah ia tangani sebagai psikolog
dan dia salah satu 'produk' pernikahan tanpa pacaran ,
dan sungguh , buatku sangat iri melihatnya pacaran setelah menikah .
"mesra dengan halal"
;)
yang aku kaget lagi ..
kemarin , waktu aku liburan ke rumah seteelah setahun merantau ,
mama mengajakku bicara agak serius dengan gayanya yang santai .
dimulai dengan prolog yang lucu 'pendapat pria lajang berumur tentang wanita lajang berumur'
istilah-istilah kejam yang digunakan ,dan pasti menyakitkan kalau si wanita lajang berumur mendengarnya .
intinya mama bilang
"perempuan itu , ibarat bunga , ada masanya kuncup , mekar , merekahnya , bahkan layu ..gak kayak laki-laki yang nyaris gak ada masa seperti itu .."
aku mengangguk dengan senyum yang masih tertinggal dari kisah prolog ..
"kalo.. suatu ketika nanti , disana .. ada yang memintamu ...dan kebetulan kamu juga menganggap dia layak untuk jadi pendamping kamu kelak , bilang sama dia
'karena aku gak pacaran seperti perempuan lainnya , kalau kamu mau menunggu sampai aku selesaikan kuliah dan targetku ini , silahkan, dan kalau kita berjodoh , aku yakin pasti bakal ketemu lagi kok' ..."
DEG !
aku speechless ...
dari mana mamaku tau aku gak pacaran ?
apa mama ngomong ini serius ?
sungguh , aku gak percaya mama bicara seperti ini ..
aku merasa seperti GADIS DEWASA dimata mama .
aku kira aku amsih dianggap anak SMA yang suka ngambek sama NANNY , yang belum layak bicarakan 'cinta' ,
terang saja , aku makin kekeuh dengan pilihan hidupku ..
satu harapanku selain SEDERETAN HARAPAN STANDAR yang semua orang harapkan untuk jodohnya kelak ,
semoga jodohku kelak yang mampu menyayangi ku dan keluargaku ,
dan smoga keluarganya pun tipikal keluarga yang sangat mudah kusayangi selayaknya keluarga kandungku sendiri ...
(aamiin ...)
aku tau kok, kalau semua anak laki-laki itu milik ibunya ,meskipun setelah ia menikah kelak ..
dan mama sempat mengingatkanku tentang hal itu , "jangan pernah halangi suamimu kelak untuk berbakti dan sayang sama ibunya"
aku hanya menjawab "iya ma , aku ngerti kok ;)"
mungkin ini bukan sebuah RANGKUMAN , tentang kenapa dan bagaimana aku membuat prinsip dan menjalaninya ,
cukup aku yang benar-benar memahami sepaham -pahamnya .
dan yakinlah kawan ..
jodoh itu sudah ada yang ngatur ...
bahkan sudah digoreskan sebelum kita lahir ke dunia
dari kisah nyata pun , lelaki yang suka main-main dan hobi pacaran pun lebih memilih wanita yang baik-baik untuk jadi istri dan calon ibu bagi anak-anaknya kelak ..
apalagi lelaki baik-baik ;)
carilah kesibukan ,
perbanyaklah teman dan sahabat wanita untuk berbagi kasih sayang ,yang secara psikologi , itu akan membuat hidupmu lebih enjoy meski kamu gak pacaran ,
gak ada istilah 'gak bisa hidup tanpa pacar'
karena kamu hidup bahagia dengan ayah ibu dan keluarga juga sahabat-sahabatmu , jauuuh sebelum kamu mengenal pacaran dan berpacaran :)
perluas kenalan , perluas wawasan , perbanyak kemampuan , asah keahlian yang Tuhan anugrahkan untuk kita , sebagai bekal untuk cinta yang berkualitas kelak ...
karena JODOH GAK LARI KEMANA :)
kayak di lagu , hehehee .
#special quotes
kalo kata katty perry :
"If you can't see the sign, wait for it
One-hundred percent, worth every penny you spend
He'll be the one that finishes your sentences"
kalo kata bang darwis tere liye :
Oh dear, jika dua orang memang benar2 saling menyukai satu sama lain. Itu bukan berarti mereka harus bersama saat ini juga. Tunggulah di waktu yang tepat, saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa jadi 'hadiah' yg hebat utk orang2 yg bersabar.
Sementara kalau waktunya belum tiba, sibukkanlah diri utk terus menjadi lebih baik, bukan dengan melanggar banyak larangan. Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar.
"Cinta adalah perbuatan.
Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong."
Jadi bisa diartikan: kalau cuma ngomong dan nulis doang, nggak berani melamar, nggak berani datang ke orang tuanya itu cinta yang masih omong kosong :)
*Tere Liye, separuh quote dari novel "Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah"
Jadi bisa diartikan: kalau cuma ngomong dan nulis doang, nggak berani melamar, nggak berani datang ke orang tuanya itu cinta yang masih omong kosong :)
*Tere Liye, separuh quote dari novel "Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah"
Jodoh itu rahasia Tuhan.
Yang namanya rahasia, kita mampu merobohkan gunung
sekalipun, mengeringkan lautan, kalau tidak berjodoh, tidak akan pernah
terjadi. Sebaliknya, mau benci setinggi bulan, mau menghindar ke ujung dunia,
kalau memang berjodoh, tetap akan terjadi, ada saja jalannya.
Banyak sekali yg paham dan manggut-manggut membaca
kalimat ini. Sayangnya, lebih banyak yg cuma manggut-manggut doang, di dunia
nyata tetaaap saja galau, memaksakan cerita, tidak sabaran dan sekian banyak
kelakuan lainnya. Kenapa nggak ditunggu saja sih? Sambil terus belajar banyak
hal.
Usaha terbaik dan amat baik mencari jodoh adalah: dengan terus
memperbaiki diri, menambah ilmu, memperluas wawasan, keterampilan, dsbgnya yang
positif. Itu janji Tuhan, ada dalam kitab suci. Bukalah, bacalah.
Nah, usaha terburuk dan amat buruk mencari jodoh adalah:
dengan pacaran.
-tere liye-
Sebetulnya laki-laki yang menunda menyuntingmu itu tak tahu
kebahagiaan yang bisa kau bangunkan baginya.
Sesungguhnya itu adalah kerugiannya, dan juga kerugianmu jika engkau hanya menunggu ketegasan orang yang tanpa tulang belakang.
Tapi itu juga berarti Tuhan sedang menyimpanmu bagi laki-laki yang lebih baik, yang cintanya tulus dan setia, yang rezekinya baik dan penuh berkah, dan yang akan menjadikanmu Permaisuri dalam kerajaan kecilnya.
Jika engkau tegas menghormati dirimu, Tuhan akan memantaskan jodoh yang menghormatimu.
Aamiin
Mario Teguh
Sesungguhnya itu adalah kerugiannya, dan juga kerugianmu jika engkau hanya menunggu ketegasan orang yang tanpa tulang belakang.
Tapi itu juga berarti Tuhan sedang menyimpanmu bagi laki-laki yang lebih baik, yang cintanya tulus dan setia, yang rezekinya baik dan penuh berkah, dan yang akan menjadikanmu Permaisuri dalam kerajaan kecilnya.
Jika engkau tegas menghormati dirimu, Tuhan akan memantaskan jodoh yang menghormatimu.
Aamiin
Mario Teguh
Anak cewek itu harus gesit, tangguh, cekatan, rajin
dan sifat yg lebih mendasar lainnya. Kalau cuma imut, lucu, menggemaskan,
warna-warni, sy rasa boneka barbie juga punya sifat artifisial seperti itu.
Jadilah anak cewek yang mandiri, punya cita-cita, dan bisa diandalkan.
-tere liye
Jadilah anak cewek yang mandiri, punya cita-cita, dan bisa diandalkan.
-tere liye
:)

smoga gak bosen bacanya sampe selesai :3
hehe,
selamat hari senin (gak kerasa nulis beginian sampe pindah hari >_<)
see yaa ;)
cintai dirimu girls ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.