Selasa, 13 Mei 2014

" percayalah, aku jahat "

"percayalah ,aku jahat."

mendapat peran antagonis dalam kehidupan dari dunia yang tidak mengenal jiwa memang menyakitkan awalnya, tapi semakin merasa beruntung kesininya.
bagaimana tidak ?
sekarang, tak perlu khawatir akan 'image', tak perlu lagi melakukan klarifikasi akan apa yang kita perbuat , toh sebaik apapun hal yang dilakukan akan tetap dinilai buruk .. baik atau buruk ,
rasanya sama saja.

terus menguatkan diri dengan sugesti :
"cukup Tuhan yang tau"
begitu terus hingga benar-benar terbiasa..
tiap pagi membuka mata
tiap tetes hujan memecah diri menjadi butiran pengabul do'a..
hingga perlahan memilih untuk meninggalkan gemerlap dunia ..

tak ada lagi yang perlu di khawatirkan .. selama mereka yang PAHAM dan mencintai dengan tulus tak berpindah selangkah pun dari diri ini..
selama Tuhan tidak berpaling dan terus memeluk jiwa ringgih ini, sejauh kepercayaan tetap melekat ,tak terkikis akan dusta dan fitnah, justru buatnya semakin kokoh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.