Senin, 09 Maret 2015

(good) BYE

dia berbisik ,"istirahatlah sejenak"
"disini... denganku",lanjutnya ragu .

namun gadis itu hanya tersenyum dari balik pintu yang sedikit terbuka, tangannya erat memegang gagang daun pintu kayu tanpa pelitur sama sekali.

"pulanglah...sebelum guntur memaksamu angkat kaki dari sini", jawabnya lembut dengan senyum kaku

kerinduan sengit mencekik dua belah jiwa. Namun kelam menyilaukan mata dan ia pergi dengan menyisakan senyum berasa sendu .

"...bye..."
salam pun tak lagi terjawab kata, yang ada hanya perpisahan hampa.

-good- *bye*

(nb : menikmati hujan di malam bertajuk 'deadline' )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.