barangkali...
aku benar-benar hanya sebatas kembang warna irisan daun teh dari dalam kantung celup bertali yang harus disiram air panas didih untuk melarutkan gula digelas dan warnai gigimu yang bersih ..
tolong jangan pinta aku tinggal
aku diciptakan bukan untuk menemani pagi hingga sore lantas bertemu pagimu lagi begitupun sore esoknya ,
karena aku bisa saja segera membasi dan lupa ...
untuk apa (awalnya) aku dicelupkan Tuhan ke duniamu yang masih - begitu 'air putih'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.