seperti sore bulan juli , yang hangatnya mampu luluhkan kisah yang lama membeku
seperti hujan bulan juli , yang mampu hanyutkan luka, derasnya menyerbu kulit, mengelupas sisa-sisa rasa sakit yg masih menempel lengket di hati
seperti angin bulan juli , kuatnya hembuskan pesimistis dari jiwa-jiwa yang rapuh
seperti terik bulan juli , panasnya mampu menguap kan penat yang menumpuk di tubuh ke udara
seperti langit bulan juli , cerahnya warnai hari yang usang dan kaku
seperti bintang bulan juli , kerlipnya menggoda jiwa sendu yang lama tak diusik cinta
( jujur saja , aku begitu terpesona dan terinspirasi oleh puisi karya Sapardi Djoko Damono - Hujan Bulan Juni - hingga akhirnya aku membuat puisi semacam ini untuk membuat versi lainnya karena yang merangsang reseptor-reseptor liarku bukan hanya HUJAN di bulan Juli yang begitu meluluhkan dan mengobati jiwaku yang mengalami banyak petualangan yang lembut dan terkadang menggores sisi liarku setahun belakangan ini ... aku cinta JULI ! sekalipun aku dilahirkan di bulan DESEMBER :-*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.