Senin, 06 Agustus 2012

" MENARA YANG ROBOH "

kau tak lihat aku punya sayap yang begitu indah ??
kau tak melihatnya , sumpah ??
oh .. kau pasti bercanda ..
kau pasti  iri padaku

kau lihat piala yang berderet itu ??
kau sungguh tak lihat ??rak ku sampai tak muat
hingga aku harus menjajarkan nya dilantai
haha ,kau pasti buta !


dan ini , lihatlah ke cermin ini ...
tidakkah kau melihat bayangan cantik itu ?
wanita hebat dengan rambut tinggi ,tubuh tegap
begitu anggun dan angkuh dengan dagunya yang terangkat ?



oh , tidakkah dia menakjubkan ??
yaaa ,, tentu saja itu aku ...
apa ? kau tak percaya ? kau bilang itu nenek sihir..
yang benar saja , kau harus periksakan matamu ...
sepertinya itu terpengaruh oleh rasa irimu padaku ..

cih !
aku benci caramu menatapku ..

kenapa kau memasang mata itu ?
aku baik-baik saja !

kenapa kau memasang nada rendahan begitu??
kau pikir aku kenapa ?
aku masih aku yang hebat dan tak butuh belas kasihan siapapun ..
termasuk kau !

lebih baik kau pergi dari hadapku
meratapi nasibmu sendiri yang tak bisa sepertiku
dasar pendengki !
kenapa kau diam saja ?

kenapa masih disini ?
kau pikir aku suka ?
kau pikir aku apa ?
wanita tua renta yang sangat renta

yang kehilangan segalanya dihari tua ?
yang gi .. gila ?! keterlaluan !
yang ditinggal mati seluruh cintanya ??
yang diacuhkan Tuhan ??

oh , kau memang harus diberi pelajaran ..
kau masih berani melihatku dengan mata seperti itu ?
wanita muda sok tau !
kau pikir kau benar ?

kau pikir aku akan segera mati ??
kau pikir aku pikun ?
kau pikir aku kehilangan sanggul dan keangkuhan itu ?
apa kau pikir ...aku benar-benar sudah .... hancur ?

oh ! aku tak bisa mempercayainya kau berpikir seperti itu ..
siapa kau berani beringkah seperti itu ?
mencoba membuatku menangis ?
mencoba membuatku cepat mati ??

haha...
apa-apaan ini Tuhan ??
siapa wanita muda ini ??
kenapa dia mirip sekali dengan diriku dulu ??

kenapa dia menatapku dengan mata berkaca-kaca seperti itu ,
kenapa dia selalu menghantui ku ??
siapa dia ,Tuhan ??
apa aku benar-benar hanya mengarang semuanya ??

apa aku benar-benar sudah tua ..?
dan ... kehilangan ... segalanya ??
apa .. aku benar-benar seperti lilin yang meleleh itu ...
oh ,Tuhan.... kenapa semuanya begitu cepat kau  ambil ??

biarkan aku menerima semuanya...wahai Tuhan ...

biarkan aku menangis , menangis darah kalu perlu !

apa aku benar-benar nampak menyedihkan...?
bagaikan menara yang roboh ....dan hancur berkeping-keping ...?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.