Selasa, 22 Januari 2013

edisi puisi bukan puisi :: " kecambah jatuh cinta "

rasanya baru kemarin aku merasakan sel-sel dalam tubuhku bergerak riuh memaksa aku muncul ke permukaan tanah
enggan rasanya , namun dengan takdir yang KAU gariskan ,
aku muncul kepermukaan ...

pertama kali yang kulihat ialah cahaya pagi yang manis dan menggelitik syaraf-syaraf lembutku ..

beberapa saat kemudian ,
aku melihat sesuatu 'semacam aku' di gundukan tanah yang lebih tinggi
berembun , terbias cahaya matahari kearahku
mempesona ...

ini tepat bulan ketiga sejak aku muncul ke permukaan,
aku sudah bisa melihat cahaya matahari dengan lebih jelas dan tegak ,
tidak menengadah seperti kemarin .
dia tetap ada disana , sudah jauh lebih tinggi dariku  
makin mempesona ..

apa berlebihan jika mendoakannya untuk terus hidup disana ?
ditempat yang dapat kulihat dengan jelas seperti ini ?
Tuhan , apa benar yang digoda embun kemarin ?
kalau kami ditakdirkan untuk tumbuh kembang bersama ?
jika benar , tunjukkanlah Tuhan ...
(aku berharap itu benar)

:-3



*tetep suka banget dengan FOTO romantisme perkecambahan ini  , hihihi  >_<*
gak bosen repost gambar :-3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.