awan malam mulai memberanikan diri menyentuh bumi
menjelma sebagai kabut
mencoba menjadi sosok romantis dan menyegarkan
setelah membasahi semua benda di permukaan bumi sejak sore tadi
aroma tanah naik menyergap
memberikan suatu sensasi dari jiwa penat yang baru bebas
benar-benar bebas
menari bersama butiran hujan yang menyerbu cepat
menyentuh sisi sensitifitasku yang meningkat tajam
yang diburu suatu perasaan menyebalkan dan menyedihkan
membuatku merasa dipameri kemesraan
menganggap semuanya merupakan sindiran alam
masih banyak yang harus kuselesaikan
masih begiu menumpuk yang harus kubereskan
menyelesaikan setengah hati
membereskan setengah jiwa , atau malah tanpa jiwa ?
entahlah ..
hanya Tuhan yang benar-benar mengerti sosok ini
hanya Tuhan yang tau rahasia dibalik ini
hanya Tuhan yang mampu membuatku tangguh sejauh ini
hanya Tuhan ... yang benar benar mampu bersikap adil ,
mau mempertimbangkan segala usaha sekecil apapun ,
dan menilai semuanya lewat proses dan kejujuran ..
dan seperti kata Alm.Chrisye ...
"hanya pada Mu Tuhan , tempat ku berteduh , dari kepalsuan dunia"
selamat berjuang dan selamat beristirahat
selamat menjalani kehidupan di hari esok tanpa ketakutan dan kepalsuan sedikitpun .
:') :'-*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.