kalau cara bertemanmu masih berukuran pada ;
'betapa status sosial kami sama',
'betapa byk miripnya kami berdasarkan hobby , buku bacaan favorit ,
cara kami memutuskan beberapa hal ,sifat, bahkan merk fashion dan judul film' ,
atau 'setahun ini kami sangat 'COCOK'
sungguh , kamu sangat layak ..
sangat layak diuji kesetiaannya ..
apa kamu tetap bertahan jika SEMUANYA berbeda darimu ?
mampukah kamu merendahkan egomu untuknya ?
mampukah menerima setiap perbedaan ?
maukah kamu tetap menghormati meski cara berpikirmu sangat berbeda dengannya ?
sanggupkah menyesuaikan dengan hidupnya yang jauh lebih sederhana ?
sudikah memuji hasil karyanya yang lebih baik darimu ?
relakah meluangkan waktu menemani dan menjadi supporter utamanya disaat-saat penting untuknya?
sanggupkah ikut membela harga dirinya ,meski seluruh orang memfinahnya dan menjauhinya
relakah jikapun kamu ikut dijauhi karena membela kebenaran tentangnya ?
maukah diingatkan jika kamu salah?
ikhlaskah memaklumi, memaafkan ,atau merajut kembali yang rusak lebih dulu ?
dan mampukah kamu menghargai pemberiannya yang tak semahal barang-barang bermerk mu ??
entahlah , persahabatan itu butuh UJI KELAYAKAN :)
gak smuanya bisa lulus, bahkan gak bisa pake 'sogokan' ,'orang dalem' , apalagi 'beli kursi'
(let's we think again. and i'd like to say "I really need a big mirror")
:I not only me , but all of us .
" sungguh kawan, tak ada orang di dunia ini yang bisa COCOK , jika kita buat suatu garis kecocokan ,
tapi percayalah , yang ada hanya ORANG-ORANG YANG MAU MENCOCOKAN DIRI , meski mereka sangat berbeda ..."

mungkin ini 'the another little UGLY TRUTH' disekitar jiwa kita,
yang kitapun gak sadar jika sering melakukannya dalam berteman dan bersahabat .
mau enaknya aja , gak mau 'belajar' mengenal jiwa yang lain dari kita ,
hanya mau 'dikenal' dan 'dimengerti' , tidak sebaliknya ...
mari bersahabat dengan cara 'bersahabat'
membahagiakan satu sama lain
meringankan beban satu sama lain
menguatkan , mendoakan
berpacu bersama , bersaing sehat , MARI !
ibarat ulat , mari kita berebut daun untuk adu kekenyangan ,
berlomba menjadi ulat yang gemuk dan sehat ,
agar menjadi kepompong sehat bersama ,
dan berharap jadi kupu-kupu yang sama menakjubkannya ..
bukan siapa yang lebih cantik sayapnya , tapi .." lihatlah ! kami masih bersahabat dengan erat "
kemudian tetap bersahabat di masa tua , sampai maut menjemput ...
dan ternyata persahabatan itu mendarah daging ,
SUNGGUH , tak ada yang lebih indah jika berbicara ttg persahabatan selain
"YANG MENDARAH DAGING"
:'3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.