kita seringkali terjebak dengan istilah
"menjadi diri sendiri" saat KONSLETING terjadi .
ego membawa kita kearah yang mengalotkan .
seperti halnya , kita tau kita emosional , kita tau diri kita pemarah , tapi kita tak pernah mau berusaha mengubah itu ,
MESKIPUN hanya untuk meminimalisir supaya gak banyak orang jadi korban amarah kita , kealotan kita , ke egoisan kita .Dengan alasan yang ngotot ,"menjadi diri sendiri".
begitu halnya saat kita marah , kita sering semaunya .semua orang jadi bantalan, kambing hitam , sahabat yang menghibur pun dianggap tidak perduli bahkan ikut dibentaki .
padahal , orang-orang yang mampu mengalihkan amarah kita, meredam emosi negatif kita dengan hal-hal menyenangkan itulah yang kita butuhkan saat "konsleting" pada hati dan pikiran kita terjadi .
setelah semua itu , kita masih bisa-bisanya menyalahkan sahabat yang mulai pergi karena sakit hati usahanya di caci maki ,
kalau dipikir-pikir , siapa yang mau peduli dengan orang yang tak tau diri ?
siapa yang mau peduli dengan orang yang se-enaknya sendiri ?
siapa yang mau peduli ??
ayolah kawan ,
belajar untuk lebih menghargai perasaan orang lain,
jangan bangga ketika sahabatmu hanya bisa menangis dan tertawa denganmu , tapi tidak berani mengambil tindakan solutif ataupun mengingatkanmu .
belajar untuk tidak melukai orang lain ,
kita sama-sama belajar , karena saat amarah dan KONSLETING diri terjadi ,
aku , kamu , kita semua , sama-sama membutuhkan 'AHLI' (teman-teman) yang lagi dalam kondisi NETRAL dan BERAKAL SEHAT untuk saling mengingatkan ..
ayo , sama-sama koreksi dan bebenah diri ..
mumpung masih muda dan masih banyak yang ingin kita bagi untuk dunia ini
;')
:'*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.